Minggu, 21 April 2013

Tabligh Akbar Syaikh Abdurrozaq,Masjid Istiqlal, Jkt (21/4/13)


bismillah,
ini faidah dari beliau yang ana copas dari https://www.facebook.com/StatusNasehatUntukSaudaraku

#1 Cinta kepada Rasul harus dibuktikan sesuai syariat...
Jangan sampai kita mengaku cinta pada Rasul tapi tatacara dalam membuktikan cinta lita pada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak sesuai dengan yang Rasul kehendaki...
Ada tiga hal, yang jika tiga hal itu ada pada seseorang, maka dia akan merasakan manisnya iman. (Yaitu); Allah dan Rasul-Nya lebih dia cintai daripada selain keduanya; Mencintai seseorang, dia tidak mencintainya kecuali karena Allah; Benci untuk kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkan darinya, sebagaimana bencinya jika dicampakkan ke dalam api." (Muttafaq 'alaih)


#2 Lebih mendahulukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam daripada orang tuanya, anaknya, dan seluruh manusia bahkan sampai diri sendiri.

Lebih mendahulukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dari pada emas, perak dan seluruh alam semesta dan kekayaannya.

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata: “Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:“Tidak beriman salah seorang dari kalian sampai aku ia lebih cintai daripada orangtuanya, anaknya dan seluruh manusia.” HR. Bukhari dan Muslim.




#3 Seseorang Akan Bersama Orang yang Dicintainya...

Dari Anas radhiyallahu ‘anhu bahwasanya ada seseorang yang bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang hari kiamat. Ia berkata, “Kapan hari kiamat terjadi?” Maka beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam balik bertanya, “Apa yang telah engkau persiapkan untuknya?” Ia menjawab, “Tidak ada sama sekali. Hanya saja, sesungguhnya saya mencintai Allah dan Rosul-Nya.” Maka beliau bersabda, “Engkau bersama orang yang engkau cintai.” Anas pun mengatakan, “Tidaklah kami berbahagia dengan sesuatu seperti halnya kebahagiaan kami dengan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Engkau bersama orang yang engkau cintai.” Anas berkata, “Karena saya mencintai Nabi, Abu Bakar dan Umar. Dan saya berharap saya bersama mereka karena kecintaan saya kepada mereka, meskipun saya tidak beramal seperti amal mereka.” [HR Bukhari dan Muslim]




#4 Tidak ada yang lebih cinta kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam daripada generasi terbaik, yaitu generasi para Sahabat Radiyallahu 'anhum


#5 Cinta kepada Nabi Shallallahu 'alaihi Wa Sallam tidak hanya klaim semata, akan tetapi cinta kepada Rasul akan memiliki tanda-tanda, yaitu Mengikuti Ajaran Nabi...

Ittiba’ (mencontoh) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam serta berpegang pada petunjuknya.

Allah Ta’ala berfirman,
“Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”.” (QS. Ali Imron: 31)




#6 Tanda cinta kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam yang kedua adalah dengan memperbanyak shalawat dan mengingat Rasulullah... 

Dalam sebuah riwayat dari Husain bin ‘Ali bin Abi Thalib disebutkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda,

“Orang yang bakhil (kikir/pelit) itu ialah orang yang (apabila) namaku disebut disisinya, kemudian ia tidak bershalawat kepadaku shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (Diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Hambal no. 1736, dengan sanad shahih)




#7 Tanda cinta kepada Allah berikutnya adalah rindu ingin melihat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam... Kerinduan kepada beliau, akan menimbulkan semangat untuk ber-ittiba' kepada sunnah2 beliau....




#8 Jangan memanggil kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam adalah dengan mengagungkan beliau tanpa ghuluw atau meremehkannya, juga tidak boleh mengangkat suara kita di atas suara Nabi...




#8 Salah satu sunnah Nabi adalah memperbanyak kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, terlebih bershalawat di hari Jumat

“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.” (HR. Baihaqi dalam Sunan Al Kubro. Hadits ini hasan ligoirihi –yaitu hasan dilihat dari jalur lainnya-)




#9 Salah satu tanda cinta Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam adalah mencintai sahabat Nabi dan para istri Nabi...




#10 Tanda cinta kepada Nabi adalah mencintai orang yang berpegang teguh kepada sunnah dan para da'i pendakwah sunnah...




#11 Diantara cinta kepada Nabi adalah cintai beliau dengan kecintaan kepada islam...cintanya ada di pertengahan, yaitu tidak terlalu ghuluw (berlebih2an) dalam mengagungkan dan tidak meremehkan/melecehkan beliau




#12 Diantara orang yang meremehkan Nabi adalah lemahnya kecintaan kepada beliau, lebih mencintai dunia...




#12 Diantara orang yang meremehkan Nabi adalah tidak menghormati hadits2 dari Nabi... Mereka sengaja mempertanyakan kenapa begini dan begitu... padahal Nabi tidak berkata dengan hawa nafsunya...




#14 Diantara orang yang meremehkan Nabi adalah berpaling dari mempelajari sirah Nabi Shallallahu "alaihi Wa Sallam.. Sesungguhnya siroh Nabi adalah sesuci-sucinya siroh...



#15 Diantara orang yang meremehkan Nabi adalah berbuat bid'ah..
Barangsiapa yang tidak mencintai Nabi maka bukan termasuk umat Nabi.. Barangsiapa yang berbuat amalan yang tidak ada sunnahnya, maka ia akan tertolak...




#16Diantara orang yang meremehkan Nabi adalah mencela para sahabat Nabi

Rasulullah shallahu ’alaihi wa sallam bersabda,
”Janganlah mencaci maki salah seorang sahabatku. Sungguh, seandainya salah seorang di antara kalian menginfakkan emas sebesar gunung Uhud, maka itu tidak menyamai satu mud (yang diinfakkan) salah seorang mereka dan tidak pula separuhnya.” [HR Muslim]




#17 Jangan berlebih-lebihan (ghuluw) kepada Rasulullah, karena sikap ghuluw telah menghancurkan umat2 sebelum kita... seperti halnya orang2 Nashrani terlalu ghuluw kepada Nabi Isa... SUdah selayaknya kita bersikap tengah2, yaitu tidak berlebih2an dan juga tidak meremehkan beliau....




#18 Nabi telah menutup segala perkara yang menyimpang dari islam... Rasulullah melarang orang yang ghuluw terhadap beliau, misalnya ketika ada orang yang berkata "masyaAllah huwa syi'ta", maka beliau pun melarang perbuatan tersebut....




#19 Janganlah seseorang melakukan hal2 yang tidak diajarkan dengan alasan ini karena mencintai Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam... Niat yang baik tetapi jika tidak sesuai dengan sunnah maka akan tertolak amalannya... Jangan berbuat seperti ini, "aku melakukan ini semata2 karena kami mencintai Nabi" (padahal tidak ada tuntunannya)




#20 Tata cara kita mencintai Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam sebaiknya mencontoh Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib dalam mencintai beliau... Cinta yang benar itu yang diikuti 'ittiba' , bukan cinta karena ghuluw...




#21 Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al Abbad Al Badr dalam menutup kajian ini dengan berdoa dan hamdalah... subhanallah... Semoga kita bisa mengambil faidah dari kajian tadi dan ilmu yang diberikan oleh Fadhilatusy Syaikh bisa bermanfaat untuk kita semua....




>>> Soal: kalau kita mendengar nama Rasulullah, maka kita jawab: "Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam", nah bagaimana jika disebut nama Allah?

>>> Syaikh Abdurrazaq menjawab: hendaklah seseorang itu bershalawat kepada Nabi, karena orang yang enggan bershalawat adalah orang yang bakhil dan rugi... hendaknya kita juga mengumpulkan shalawat dan salam (bukan shalawat saja). Adapun jika disebut nama Allah, maka tidak mengapa kita sebut Nama2 yang bersifat pengagungan kepadaNya, misalnya "Subhanahu Wa Ta'ala" atau "Azza Wa Jalla"












ini versi muslimah.or.id sama saja, tapi saling melengkapi


#CINTA RASULULLAH shallallahu 'alaihi wasallam#

Pembukaan oleh : Ust Hamzah Abbas
Penterjemah oleh : Ust Badrussalam

Segala puji bagi Allah Robbul Alamiin.
Kita saat ini duduk bersama dlm rangka cinta kpd Allah.
Dan smoga ini bisa di jadikan timbangan2 kebaikan kpd kita.
Dan cukuplah dgn pertemuan kita ini sbagai lanjutan pertemuan kita yg terdahulu ttg cinta kpd Allah & skg ttg cinta kpd Rosul.
Mencintai Rosul adalah konsekwensi cinta kpd Allah dgn cara mentaati Allah & mnjauhi larangan.

Cinta 1cinta kpd Allah.
Cinta 2cinta kpd Rosul.

Dlm Al Qur’an dituliskan ttg pentingnya 2 cinta ini.
Katakanlah:"Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaumkeluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatirikerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamucintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, makatunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya." Dan Allah tidakmemberi petunjuk kepada orang-orang fasik. (QS 9 : 24)

Ada 3 perkara yg ada pd seseorng :
1. Allah &RosulNya lebih dicintai dr sgalanya
2. Ia tdk cintakecuali krn Allah
3. Ia tdk suka jikadilempar ke neraka

Dan cinta kpd Rosul adalah kwajiban.
Dan Rosullebih berhak utk kita cintai dr pd siapapun & dr pd diri kita sndiri.
Lebih mndahulukan Rosul dr apapun.
Sungguh telah dating seorg Rosul yang bgitu smangat mberikan hidayah kpd kalian sangatlembah lembut.
Cinta Rosuladalah kewajiban dr pd kpd dirinya sndiri. Lebih mndahulukan dr pd kpd sluruh manusia.

Berikut ini matan lengkap hadits Shahih Bukhari ke-15:
عَنْأَنَسٍ قَالَ قَالَ النَّبِىُّ - صلى الله عليه وسلم - لاَيُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِوَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ

Dari Anas ia berkata,Rasulullah bersabda, "Tidak sempurna keimanan seseorang diantarakalian hingga ia lebih mencintai aku daripada kedua orangtuanya, anaknya, dan manusia semuanya."

Penjelasan Hadits 
لاَيُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ

Tidak sempurna keimanan seseorang diantara kalian hingga ia lebih mencintai akudaripada kedua orangtua dan, anaknya

Dr HaditsAnas Bin Malik.
demi zat sampai aku lebih di cintai dr pada bapaknya.
Shahih bukhari 

Engkau lebih aku cintai dr sgala ssuatu.
Tdk sempurnahai Umar sampai aku di cintai lebih dr diri sndiri.
Inilah cinta kpd Rosul sbg perbekalan kita utk bertemu kpd Allah.

Dan cintaitu harus mnimbulkan amalan sholeh. Ibadah wajib & ibadah sunnah.
Dlam hadistAnas (Bukhari Muslim)
Wahai Rosulkapan hari kiamat?
Apa yg engkau persiapkan?
Aku tdk mpersiapkan apa2 tp aku mecintai Allah & RosulNya.

Rosulbersabda :

Engkau akanbersama dgn yg org yg engkau cintai.
Dan aku(kata Anas) : aku cinta kpd Abu bakar.
Ini mrupakanbuah yg agung ktika mndahulukan cinta kpd Allah & RosulNya.
Cobalah kita mlihat bgmn mcintai Nabi yg sbenar2nya yaitu dgn mlihat para shahabat,perjalanan hidup yg mrk sangat cinta kpd Rosul.
Tdk ada yglebih cinta kpd Rosul dr pada para shahabat.

Hadits AbuMas’ud :
sungguh aku pernah mndatangi raja2 yg aku tdk pernah lihat ada seorg raja yglebih dicintai yaitu Rosul

Ssungguhnya cinta kpd Nabi bukan sbatas claim smata tp hakikat yg agung & mbekas pd diri sseorg.
Oleh krn itu akan mberikan tanda2 kpd pelakunya jika betul2 jujur kpd pelakunya.
Tanda org yg mcintai Nabi yaitu mngikuti Nabi & berpegang kuat kpd sunnah Nabi.

QS AliImron.
Katakana haiMuhammad, maka ikutilah aku (Rosul) niscaya Allah akan mecintai kamu.

Ibnu Qoyyim berkata.
Ayat inimrupakan claim siapa saja yg mcintai sunnahNya tp tdk mngikuti SunnahNya makaitu dusta.

Tdk cukup mngaku2 mcintai Rosul saja.
Ayat ini adalah bimbingan adalah cinta yg betul2 jujur adalah cinta yg ittiba Rosul.
Jika tdk mngikuti Rosul maka ini bukanlah tanda cinta kpd Rosul.

Perhatikanlah sbuah hadits oleh Tabrani hadits hasan
Kami beradadi sisi Rosul, lalu blio mminta air utk ber wudhu & kami mngikutinya lalukami meminum air tsb.
Rosul bertanyaknapa kalian lakukan itu.

Lalu shahabatini berkata : aku mecintai Allah & RosulNya

Mecintai Rosul dgn cara ittiba & berpegang kpd Manhaj.

Lalu mperbanyak dgn shalawat kpd Rosul.
Allah telah mberikan kmuliaan kpd Rosul.
Spt pd saat azan, iqomah dll. Allah mberikan kmuliaan pd tempat2 tsb.
Kmudian mpelajari bgmn perjalanan hidupnya, perjuangan, akhlak, kesharian blio & berpegangkpd Manhajnya.
Perbanyak shalawat& salam. Terlebih ktika mndenger nama Nabi.
Krn org yg bakhil adalah org yg mndengar disebut nama Nabi tp tdk ber shalawat.

Kmudian diantara tanda cinta yaitu mpunyai keinginan kuat utk mlihat Nabi.
Dr haditsAbu Hurairah.
Ssungguhnya umatku yg paling cinta yaitu yg paling sangat ingin melihatku walaupun hrs mngorbankandiri harta & anak2nya.
Kerinduan ini akan mnimbulkan ittiba & beribadah kpd Allah ssuai dgn apa yg di contohkanoleh Rosul.

Diantara tanda2cinta kpd Rosul yaitu mng agungkan Rosul.
Allah telahmeng isyaratkan dlm ayat2Nya.
Wahai org2yg beriman, jika kalian mengangkat suara di atas suara Nabi, dgn pengagungan yglayak & sharusnya, dgn lisan dgn mmujinya yg tdk dsertai dgn ghuluw atosifat mremehkan.
Mngikuti Sunnah& berpegang kpd Manhajnya.
Sungguh telah ada pd diri Rosul uswah yg baik. Bagi org yg mnginginkan khidupan akherat & banyak berdzikir kpd Allah.

Dan diantara tanda cinta yaitu mperbanyak salam & shalawat. Sngat di anjurkanktika dsebutkan nama blio & di hari jum’at.
Perbanyak bershalawat pd hari jum’at & malam jum’at ini hadits yg hasan.
Adapun pdhari jum’at itu lebih aku sukai ber shalawat kpd Rosul.

Dan diantara tanda kejujuran cinta kpd Rosul yaitu mncintai kluarga Nabi mncintaiAhlul Bait & para shahabat & mcintai istri-istri Nabi & Allahmberikan berbagi keistimewaan.

Allah mmuji mereka.
Kalian adalah sbaik2nya umat.
Sbaik2nyamanusia adalah generasiku kmudian stelahnya & stelahnya.

Dan diantaratanda cinta kpd Rosul yaitu mncintai org2 yg berpegang kpd Sunnah org ygmenyeru kpd petunjuk & jalan Allah.

Bgmn pndpatmuhai Rosul yg mcintai suatu kaum tp tdk bertemu dgn mrk.
Mcintai pmbwa Sunnah, mcintai para dai pembawa Sunnah temasuk mcintai Nabi.
Tanda kburukanadalah mbenci org2 pembawa Sunnah.

Lalu slanjutnyaadalah mcintai Nabi dgn kecintaan islam yaitu cinta yg tdk berlebih2an &tdk meremehkan.

Dr Yahya binSa’id.
Datanglah suatukaum dr Kuffah.
Cintailah kamidgn kecintaan islam. Jangan kalian mngangkat aku melebihi kdudukanku.

Perhatikan perkataanAli bin Abi Thalib tsb. Adalah kecintaan yg tdk berlebih2an & tdkmelecehkan.

Slayaknya kita bersikap tengah2.
Sbaik2nya urusan adalah yg tengah2.

Dan manusiadlm terbagi 3 :
1. Org yg tdkberlebih2an & tdk mlecehkan
2. Org ygmelecehkan & mremehkan
3. Org ygberlebihan dlm mcintai Rosul shingga mlebihi kdudukan beliau sbg manusia biasa

Diantara tanda org yg meremehkan adalah mndahulukan cinta dunia & hawa napsu dr pdmngikuti Nabi.

Diantara tanda org yg melecehkan yaitu berpaling dr Sunnah Nabi berpaling dr ptunjuk blio yglurus & lebih di sibukkan oleh pndapat2 yg bathil.

Di antara tanda yg melecehkan Sunnah Nabi yaitu tdk mnghormati hadits2 Nabi.
Terkadang disbagian majelis apabila disebutkan hadits spt mndengar perkataan mnusia biasa& bhkan brani mbantah.

Org tsb bs berkata : knapa bgini knapa bgitu.
Seolah menantang Nabi.
Dmn penghormatan kpd Nabi.
Pdhal Nabi tdk bicara dgn hawa napsunya.
Akan tetapi wahyu yg Allah wahyukan kpdnya.

Diantara fenomena sikap meremehkan adalah tdk memperhatikan shiroh Nabi. Padhal shirohNabi adalah se utama2. Malah mnyibukkan dgn shiroh org yg tdk mpunyai keutamaan sama skali.

Dan diantara fenomena sikap melecehkan yaitu membela mati2an bid’ah & berpalingdr Sunnah Nabi.
Brg siapa tdk mnyukai Sunnah ku maka dia tdk termasuk golonganku.

Dan bhkan Rosul stiap hr jum’at ber khutbah :
Ssungguhnya perkataan adalah Kitabullah. Dan petunjuk adlah petunjuk Rosul. Dan sburuk2 nya adalah ygdi ada2kan.

Kmudian meremehkanhadits Nabi, mencaci maki para shahabat & org2 yg mngikuti para shahabat.

Jgn kalian mcaci maki para shahabtku.

Yg sikap berlebih2an.
Rosul sdh mnjelaskan sikap ghuluw akan mbinasakan pelakunya.
Diantaranya adalah: jauhi dr kalian sikap ghuluw. Krn sikap ghuluw mbinasakan org2 sblum kalian.
Jganlah kalian berlebihan dlm mmuji aku spt org nasrani mmuja Isa.
Tp ucapkanaku ini adalah hamba Allah.
Mberi kita peringatan agar bsikap tengah2.
Hamba Allah berarti tdk boleh berlebih2an.
Ini mnunjukkankita tdk boleh melecehkan & slayaknya kita utk bersikap tengah2.

Kmudian Nabi mnutup berbagi pintu yg mnyimpang dr agama.
Yaitu :
Apabila mndengarucapan2 yg berbau sikap ghuluw maka Rosul sgera mlaranganya &mngingkarinya.

Tdk ada yg mngetahui apa yg akan terjadi di masa depan kcuali Allah saja.

Janganlah sseorgberalasan mlakukan yg di ada2kan krn mcintai Nabi.
Sbatas niat& tujuan yg baik hrus di sertai dgn sunnah Nabi.

Brapa banyakyg mnginginkan kbaikan tp tdk mndapatkannya krn tdk ssuai dgn Sunnah Nabi.

Hendaklah mngikatkandgn tali Sunnah & tdk mbiasakan suatu perbuatan yg tdk ssuai Sunnah.

Jika kamu mau mnyembelih ssuai dgn syariat maka ikutlah ssuai Sunnah yaitu mnyembelihhewan Qur’an ssudah sholat Iedul Adha.
Lihatlah niat& tujuannya baik tp perbuatannya tdk ssuai dgn Sunnah Rosul.
Pdhal berQur’banada syariatNya.
Tp jika tdk ssuai maka tertolak.
Maka dar itujgnlah berkata : aku tdk melakukan ini kcuali krn aku mcintai Nabi. Aku mlakukan ini dlm rangka mcintai Nabi.
Cintamu mmg bagus. Tp hrus ssuai dgn syariat bukan sbatas cinta tp hrs di ssuaikan dgn ajaran Rosul.

Ksimpulannya: kita ingin tata cara mncintai Rosul yaitu spt tata cara seluruh parashahabat. Itu adalah Manhaj yg paling lurus.
Itu adalahtata cara yg diberkahi.
Bgmn keadaan mnusia di jaman skg ini yg mlakukan perbuatan yg tdk ada asalnya dari syariat.

Syaikh Prof. Dr. Abdurrozaq Hafizhahullahu Ta'aala Mnutup kajian ini dgn doa :
Doa mmohon mencintai Allah. Mcintai amalan. Mperbaiki agama kami. Perlindungan urusan kami. Perbaikan akherat kami.

Di rangkum oleh :Saudah Ummu Uwais

Publish :
http://muslimah.or.id/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar